Gus Dur Pesan Tulisan Ini di Batu Nisannya Kepada Khofifah

JOMBANG (!) – Sudah delapan tahun lamanya KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur wafat. Pondok Pesantren Tebuireng melakukan doa untuk memperingati wafatnya Gus Dur.

Sebelum wafat, ternyata Gus Dur punya pesan khusus terhadap santri atau muridnya. Salah satu pesan Gus Dur disampaikan melalui Khofifah Indah Parawansa yang sekarang menjadi Menteri Sosial dan akan maju dalam Pilkada Jatim 2018. Lalu apa pesannya?

“Suatu saat ketika Gus Dur menjadi Presiden dan beliau memberikan pidato di Amerika, Gus Dur menyampaikan ‘Di negeri saya, saya melindungi minoritas, tolong di negeri anda lindungi minoritas,” kata Khofifah memulai ceritanya saat pidato dalam peringatan delapan tahun wafatnya Gus Dur di Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (28/12) malam.

Khofifah menceritakan tentang pesan yang pernah disampaikan oleh Gus Dur pada dirinya, yaitu agar saat meninggal nantinya di makamnya diberi tulisan “Here rests a humanist” yang artinya, “Di sini berbaring seorang pejuang kemanusiaan”.

Ia mengaku, sempat tidak berani menyampaikan pesan Gus Dur tersebut ke istri almarhum, Nyai Sinta Nuriyah, namun akhirnya ia memberanikan diri.  Amanat tersebut akhirnya bisa diwujudkan oleh keluarga setelah hampir sewindu Gus Dur wafat dan dimakamkan di Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jatim.

“Ada wasiat yang saya tidak berani ‘matur’ ke Bu Nyai Sinta Nuriyah. Waktu itu saya menyampaikan testimoni di sebelah makamnya Gus Dur, dan tiga tahun lalu saya menyampaikan, bahwa tiga kali sebelum wafat, beliau (almarhum Gus Dur) sampaikan ‘Mbak, kalau nanti saya meninggal tolong di batu nisan ditulisi ‘Here rests a humanist’ dan alhamdulillah setahun terakhir di batu nisan ditulis,” katanya.

Ia juga mengaku kagum dengan sosok Gus Dur. Semasa hidup dan memimpin PKB, Gus Dur selalu mengajarkan untuk membela yang benar. Ajaran itu juga selalu dipegangnya hingga kini. Namun, ia mengakui apa yang menjadi pikiran dari almarhum, belum semua memahaminya.

Salah satu cara untuk menyampaikan pemikiran Gus Dur saat itu, dengan memberikan penjelasan pada masyarakat lewat berbagai forum. Walaupun sudah meninggal dunia, pemikiran almarhum baik untuk dijadikan salah satu acuan. (Ant)

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -