Hadapi Jepang di Semifinal Piala Sudirman 2019, Indonesia Susun Strategi

Tandaseru – Indonesia akan berhadapan dengan tim yang disebut Bird Jepang pada semifinal Piala Sudirman 2019. Lalu bagaimana strategi Indonesia menghadapi unggulan kedua pada event ini?

Di atas kertas , Jepang memang lebih unggul dari Indonesia di semua sektor, kecuali ganda putraAkan tetapi ganda putra Takeshi Kamura/Keigo Sonoda juga berpenampilan baik dalam beberapa pertemuan dengan ganda Indonesia di sejumlah turnamen.

Jepang bahkan diperkuat pemain rangking satu dunia di nomor tunggal putra lewat Kento Momota dan ganda putri lewat pasangan Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara.

“Kekuatan Jepang memang merata, tapi saat ketemu Rusia, Jepang juga sempat tertinggal. Kalau kita kupas satu-satu, ganda putra memang ramai, lihat dari head to head dulu, siapa yang akan turun? Kalau di ganda putri memang banyak kalah di pasangan kami, “ diakui Manajer Tim Indonesia Susy Susanti.

Meski demikian, katanya pada pertandingan ini tentu belum tentun demikian. Penampilan Greysia (Polii)/Apriyani (Rahayu) juga lagi naik, mereka nggak terkalahkan dari awal. “Mudah-mudahan percaya diri mereka naik dan tambah berani,” jelas Susy seperti dikutip dari laman PBSI.

“Dengan kemenangan Praveen (Jordan)/Melati (Daeva Oktavianti), percaya diri mereka sedang naik, apalagi menjadi penentu. Kami berharap mereka nanti tampil lebih baik lagi. Untuk tunggal putra, akan diturunkan antara Jonatan (Christie) atau Anthony (Sinisuka Ginting). Mereka berdua ketemu Momota kan menang-kalah. Di tunggal pun Gregoria (Mariska Tunjung) pernah menang dari Akane (Yamaguchi),” ujar Susy.

Susy pun tak henti-hentinya memberi semangat kepada tim untuk terus berjuang hingga pertandingan benar-benar berakhir. Di atas kertas, Jepang memang lebih dijagokan untuk melaju ke final, namun bukan berarti peluang Indonesia sudah tertutup.

“Kami memang ada keinginan dan kami arahkan ke para atlet satu demi satu poin, ayo berani ngadu dulu, ngelawan dulu. Nggak usah lihat di atas kertas, atau head to head, semua bisa terjadi di lapangan kok, semangat dan berjuang dulu di lapangan,” tutur pahlawan Indonesia di Piala Sudirman 1989 ini.

“Pada saat briefing ke semua tim, kami memang bilang kalau di tim harus kompak. Yang tidak main, bantu tim untuk support temannya yang sedang main, kami bantu dengan yel-yel. Jadi tadi di partai penentuan, Praveen/Melati merasa nggak sendirian. Tidak lupa tadi kami juga mengingatkan mereka untuk jangan kendor, takut juga kan kalau lagi posisi seperti itu kalau lengah,” tambahnya.

Perjuangan tim Indonesia melawan Jepang di semifinal Piala Sudirman 2019 akan disiarkan langsung di stasiun TVRI pada Sabtu (25/4), pukul 17.00 – 22.00 WIB.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait