ICMI Apresiasi Masuknya Indonesia di DK PBB

Tandaseru – Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berlangsung Jumat (8/6), di New York, Amerika Serikat, menetapkan Indonesia sebagai salah satu anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) PBB periode 2019-2020.

Menanggapi hasil sidang Majelis Umum PBB tersebut, Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) mengapresiasi upaya pemerintah yang berhasil menorehkan prestasi membanggakan di level internasional.

“Salah satu prestasi pemerintah Indonesia yang harus diapresiasi,” ujar Ketua Umum ICMI Prof DR Jimly Asshiddiqie, di Jakarta, Minggu (10/6/2018).

Jimly mengatakan, dengan terpilihnya Indonesia masuk menjadi 15 negara tidak tetap Dewan Keamanan PBB akan dapat mudah mewujudkan cita-cita konstitusi yaitu ikut serta dalam mewujudkan perdamaian di dunia.

Jimly berharap, masuknya Indonesia dalam anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020 memiliki arti penting guna menjaga keseimbangan usaha perdamaian di negara-negara internasional.

Jimly menuturkan, sebagai negara dengan penduduk beragama Islam terbesar di dunia, masuknya Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020 dapat menunjukkan kancah wajah muslim yang menolak penjajahan dan kekerasan.

“Indonesia mewakili suara negara-negara Islam dalam kancah dunia,” ujar Jimly.

Terpilihnya Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020 merupakan keempat kalinya. Indonesia pertama kali terpilih tahun 1973-1975.

Kemudian untuk kedua kalinya terpilih menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB tahun 1995-1996 dan ketiga kalinya masa bakti 2007-2008.

Dewan Keamanan PBB terdiri dari lima negara tetap yakni Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Cina, Rusia dan sepuluh negara tidak tetap lainnya. Terpilihnya Indonesia sebagai negara anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB keempat kalinya setelah memperoleh 144 suara pada sidang Majelis Umum PBB.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -