Ifan Seventeen Mohonkan Maaf untuk Almarhumah Istrinya

Tandaseru – Vokalis band Seventeen Riefian Fajarsyah kembali mengungkap duka mendalamnya atas kepergian istrinya, Dylan Sahara dalam peristiwa tsunai Selat Sunda.

Ifan memintakan maaf untuk istrinya, Dylan yang meninggal dunia usai tsunami menerjang panggung ketika Seventeen sedang tampil untuk acara PT PLN (Persero).

“Istriku memang bukan manusia yang sempurna, begitupun aku. Tapi dia ga pernah berhenti buat terus terus menjadi istri yang baik, i know you have tried your best and it’s not easy for you, but you did it baby. Dan buatku memang dia adalah istri terbaik yang mungkin diberikan Allah buatku, I couldn’t ask for more ya Allah,” tulis Ifan Seventeen di akun Instagramnya @ifanseventeen, Selasa (25/12).

Selain itu, Ifan juga memohon kepada semua pihak untuk dapat memaafkan segala kesalahan yang mungkin pernah dilakukan sang istri semasa hidupnya.

“Mewakili istriku aku memohon maaf sebesar2nya kepada teman, sahabat, keluarga, saudara atau siapa pun yang pernah mengenal Dylan. Mohon diikhlaskan jikalau ada kata atau perbuatan yang kurang berkenan,” tambahnya.

Band Seventeen menjadi salah satu korban dari gelombang tinggi tsunami yang terjadi di Selat Sunda. Saat itu, Seventeeen berada di di kawasan Tanjung Lesung Beach Resort, Banten, pada 21-23 Desember 2018.

Pada Sabtu, (22/12), gelombang tinggi tiba – tiba menyapu panggung yang sedang menampilkan aktraksi Seventeen. Baru tampil sebanyak dua lagu, panggung tersebut langsung hancur karena diterpa gelombang besar tsunami dari belakang panggung.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait