Indonesia Bidik Investasi Hulu Migas di Kawasan Timur Tengah

Tandaseru – Pemerintah Indonesia tengah membidik kerja sama dengan sejumlah negara terutama di kawasan Timur Tengah yaitu Irak dan Azerbaijan guna meningkatkan investasi subsektor minyak dan gas bumi (migas).

Direktur Pembinaan Program Migas Kementerian ESDM Soerjaningsih mengemukakan rencana memperlebar peluang investasi hulu migas ke kawasan Timur Tengah akan dilakukan tahun 2019 difokuskan meningkatkan kerja sama dengan Irak dan Azerbaijan.

“Dengan Azerbaijan, kita ditawari eksplorasi lapangan migas di sana dan juga impor minyak mentah,” ujar Soerjaningsih, Jumat (11/1).

Selain Azerbaijan, Irak juga menjadi sasaran utama kerja sama dalam pengembangan industri petrokimia, pembangunan kilang dan eksplorasi lapangan migas di negara tersebut melalui PT. Pertamina (Persero).

Sementara itu, tahun 2019 ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melelang 10 blok Minyak dan Gas (Migas ). Dalam waktu dekat baru ditawarkan 5 Wilayah Kerja (WK) Migas kepada para investor.

Kelima WK tersebut direncanakan akan diikutsertakan dalam lelang tahap I tahun 2019. Tahap I ada 5 blok, yaitu 3 eksplorasi dan 2 eks-produksi.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id