Indra Liyono, Pemilik Pabrik Kembang Api Maut Ditetapkan Tersangka

JAKARTA (!) – Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan Indra Liyono (40) pemilik pabrik kembang api PT Panca Buana Cahaya Sukses sebagai tersangka. Pabrik tersebut meledak dan terbakar yang menewaskan 47 orang dan melukai 46 orang di Kosambi Tangerang Banten.

Kabid  Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan penyidik menjerat Indra Liyono dengan Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kematian dan Pasal 74 junto Pasal183 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Argo mengungkapkan Indra sebagai pemilik gudang mempekerjakan anak di bawah usia terkait dengan aktivitas pekerjaan pada perusahaan tersebut.

“Ditemukan indikasi manajemen PT Panca Buana Cahaya Sukses mempekerjakan tiga anak di bawah usia dengan tingkat resiko pekerjaan yang tinggi, “ungkapnya di Jakarta, Sabtu (28/10).

Baca Juga:

Selain itu, penyidik juga menetapkan Direktur Operasional PT Panca Buana Cahaya Sukses Andria Hartanto dan tukang las Suparna Ega sebagai tersangka. Ketiga tersangka ditetapkan berdasarkan bukti, keterangan saksi dan olah TKP.

Tersangka Andria Hartanto dan Ega dikenakan Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kematian, serta Pasal 188 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kebakaran.

Saat ini, penyidik kepolisian langsung menahan tersangka Indra dan Andria usai menjalani pemeriksaan intensif.Sementara itu, tersangka Ega yang berprofesi sebagai tukang las masih dalam pencarian aparat kepolisian.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Polisi Nico Afinta belum dapat memastikan keberadaan Ega termasuk korban yang meninggal dunia atau tidak.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -