Ingin Jadi Pria Sejati, Suku Ini Lakukan Ritual Mengerikan!

JAKARTA (!) – Mendapat pengakuan sebagai pria sejati atau dianggap telah jadi pria dewasa, para pemuda asal beberapa suku ini nekat melakukan ritual mengerikan hingga mempertaruhkan nyawanya.

Di beberapa suku ini, untuk mendapatkan sebuah pengakuan kedewasaan memang cukup sulit. Bukan hanya sulit, ritual kedewasaan mereka pun dianggap paling mengerikan!

Ritual Sisik Buaya Suku Sepik

Di Papua Nugini terdapat sebuah suku yang jarang diekspos bernama Suku Sepik. Suku ini memiliki beragam tradisi serta ritual yang telah turun temurun dilakukan.

Yang paling menyeramkan adalah tradisi atau ritual sisik buaya. Ritual yang satu ini tidak memiliki istilah spesifik, tetapi masyarakat suku tersebut percaya bahwa buaya merupakan hewan atau makhluk suci.

Oleh sebab itu, mereka memiliki keyakinan, suku mereka itu punya hubungan spiritual dengan buaya. Kemungkinan dengan adanya keyakinan tersebut, membuat masyarakat suku Sepik mau untuk menjalani ritual sisik buaya.

Yaitu ritual di mana kulit mereka akan disayat-sayat menggunakan pisau hingga membentuk sisik menyerupai sisik buaya.

Tidak sampai di situ, tetua suku di sana biasanya menaburkan abu pada luka sayatan di tubuh para pemuda yang menjalani ritual, yang menjadi upacara simbolisasi pengakuan bahwa pemuda tersebut merupakan pria sejati.

Ritual Suntik Racun Suku Matis

Bukan hanya suku Sepik yang punya tradisi atau ritual kedewasaan untuk para pemudanya.

Tradisi yang dilakukan hanya untuk anak-anak suku yang sudah melewati atau sedang dalam fase remaja, juga dilakukan oleh suku Matis di Brazil.

Suku tersebut juga punya tradisi atau ritual kedewasaan yang mengerikan bahkan tergolong kejam.

Para pemuda yang ingin dianggap dewasa, wajib melakukan beberapa tahapan ritual seram salah satunya, harus rela matanya ditetesi racun.

Ritual tersebut penting bagi suku Matis karena hal tersebut dipercaya bisa meningkatkan kemampuan penglihatan para pemuda itu.

Tidak berhenti sampai di situ, pemuda suku Matis selanjutnya akan menghadapi ritual cambuk berulang kali.

Kemudian ritual terakhir, para pemuda akan disuntik menggunakan racun ekstrak dari katak monyet yang disebut racun Kampo.

Jika tubuh pemuda tersebut telah dimasukki racun Kampo, maka mereka akan mengalami reaksi seperti muntah serta gerakan pada pencernaan terutama usus yang tidak terkontrol.

Tetapi bagi suku Matis, pemberian rangkaian ritual tersebut akan menjadikan pemuda-pemuda di sana sebagai pria sejati sekaligus pemburu handal.

Ritual Okipa Suku Mandan

Tradisi atau ritual kedewasaan lainnya yang nggak kalah mengerikan dan kejam dimiliki oleh suku Mandan, yaitu ritual Okipa.

Suku Mandan merupakan suku Indian yang masih kental dengan tradisi nenek moyang. Bagi mereka, fase kedewasaan seseorang harus dengan melalui tahapan ritual.

Pada ritual Okipa, para pemuda dipaksa berpuasa tidak oleh makan serta minum selama 4 hari penuh. Nah, sebelum ritual puasa dimulai, mereka akan mengawalinya dengan tarian bison.

Selesai berpuasa, para pemuda digiring ke tempat mirip dengan gubuk yang selanjutnya dada serta bahu mereka masing-masing ditusuk dengan posisi duduk, dengan wajah yang dipaksa untuk tersenyum.

Selanjutnya, mereka akan digantung pada atap gubuk tersebut sampai pingsan, kemudian dipindahkan kembali ke bawah hingga mereka tersadar dengan sendirinya.

Yang paling akhir, setelah para pemuda terbangun, maka mereka wajib memotong jari kelingking masing-masing. Menjadi dewasa di suku-suku tadi sadis banget kan?

Kumpulan Berita Terkait