Ini Alasan Polri Tugaskan Lima Jenderal Kawal Pilkada Sulawesi Selatan

Tandaseru – Kadiv Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto menjelaskan alasan mengapa lima Jenderal diberikan tugas khusus untuk mengamankan Pilkada Serentak 2018 di Sulawesi Selatan.

Menurutnya, penugasan tersebut karena Sulawesi Selatan memerlukan perhatian khusus karena merupakan salah satu daerah yang rawan pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2018 selain 171 daerah lainnya.

“Ada beberapa daerah perlu tim asistensi, di antaranya Sulawesi Selatan,” kata Setyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (12/6/2018).

Mantan Wakil Kepada Badan Intelijen dan Keamanan Polri ini menyebutkan tidak hanya Sulawesi Selatan yang mendapatkan perhatian khusus, ada beberapa daerah lain yang dianggap rawan saat pemetaan bersama instansi terkait.

“Ada beberapa yang sudah dipetakan dari awal dan sudah koordinasi dengan kementerian, lembaga terkait, maupun KPU, di antaranya Sumut, Sulsel, Kalbar,” katanya.

Sebelumnya, surat penugasan lima jenderal khusus mengawal Pilkada Sulsel beredar di kalangan jurnalis. Penugasan tersebut tertuang dalam Surat Perintah Nomor: Sprin/1503/VI/PAM.2.4/2018.

Dalam dokumen tersebut, lima orang perwira tinggi yang diperintahkan yakni Wakil Irwasum Polri Irjen Agung Sabar Santoso, Wakabareskrim Polri Irjen Antam Novambar, Wadankor Brimob Polri Brigjen Abdul Rakhman Baso, Direktur Tipidter Bareskrim Polri Brigjen Mohammad Fadhil Imran dan Karopaminal Divpropam Polri Brigjen Teddy Minahasa.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -