Tanda Seru
Cek Fakta Berita di Indonesia

Ini Aneka Bantahan Gerindra Soal ‘Nyanyian’ La Nyalla

JAKARTA (!) – Isu mahar Pilkada terus bergulir, sampai menghebohkan jagat lini masa. Partai Gerindra dengan tegas membantah ‘nyanyian’ La Nyalla soal permintaan Ketum Prabowo ratusan miliar kepada dirinya untuk maju Pilgub Jatim.

“Dengan tegas kami pastikan; tidak ada mahar dalam dukungan pilkada yang kami berikan,” pernyataan Gerindra dalam akun twitter partainya, Kamis (11/1) malam.

Bantahan Gerindra tersebut diakui punya banyak saksi. Gerindra menyebut bahwa bantahan tersebut bisa dibuktikan kepada Anies Baswedan, Sandiaga Uno, Sudirman Said, hingga Presiden Joko Widodo yang pernah diusungnya di Pilkada.

Baru-baru ini, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Puyono justru menilai wajar jika La Nyalla Mattalitti diminta uang Rp 40 miliar. Menurutnya, ini tak lebih dari biaya politik untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur.

“Kalaupun itu benar, adalah sangat wajar,” kata Arief dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/1).

Arief mengatakan, kemenangan seorang calon kepala daerah dalam Pilgub itu kuncinya adalah kekuatan para saksi di TPS-TPS. Menurutnya, segala sesuatunya tersebut adalah butuh pembiayaan.

Sementara itu, Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria tak mau terlalu ambil pusing persoalan tudingan tersebut. Gerindra, kata dia, akan melakukan silaturahim untuk meluruskan persoalan.

“Saya yakin masalah partai dengan kader bisa diselesaikan mufakat,” kata Riza di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (12/1).

Riza enggan menilai pernyataan La Nyalla soal uang Rp 40 miliar secara politis. Menurutnya, La Nyalla merupakan sosok yang dinilai Gerindra merupakan kader potensial dan dikenal baok oleh kalangan luas.

Anda mungkin juga berminat