Begini Cara Mengatasi Diare Akut pada Anak

Tandaseru – Dampak diare pada anak jangan dianggap remeh, atau orang tua akan dibuat kerepotan. Untuk itu merawat anak yang terkena diare harus tepat. Ada cara yang harus dilakukan untuk mengatasi diare anak.

Pada umumnya diare dibagi menjadi dua jenis, diare akut dan diare melanjut (kronis). Cara menganalisanya adalah diare akut terjadi dalam kurun waktu kurang dari 14 hari. Selain itu diare kronis terjadi lebih dari 14 hari.

Jika tidak ditangani dengan tepat, mengatasi diare akut anak akan semakin menjadi-jadi. Bahkan bisa menyebabkan kematian. kematian ini sebenarnya bukan disebabkan oleh diare, melainkan akibat dehidrasi

Mengatasi diare anak dengan rehidrasi

Pemberian cairan yang cukup atau rehidrasi bisa mengatasi dehidrasi pada anak. Sebab dehidrasi berdampak buruk pada anak, bahkan bisa berakibat kematian. Perhatikan dehidrasi ringan hingga sedang pada anak

Dehidrasi ringan di antaranya anak rewel, gelisah, tampak kehausan, mata terlihat lebih cekung dari pada biasanya.

Dehidrasi berat di antaranya anak tidar sadar, mata cekung, sangat lesu, lemah, tidak merasa haus.

Pemberian suplemen zink

Pemberian suplemen seng atau zink merupakan terapi yang diberikan pada anak, untuk mengatasi diare. Hal bertujuan untuk memperbaiki usus anak yang rusak.

Nutrisi

Nilai-nilai gizi pada anak harus dijaga selama mengalami diare dan diperhatikan agar anak tidak mengalami gizi buruk, Penggunaan antibiotik, Harus secara selektif pada kasus tertentu.

Edukasi orangtua

mengenai tanda dehidrasi dan menjaga higienitas, harus diperhatikan untuk menghindari asupan seperti susu, makanan pedas, buah dan kafein. Ada beberapa kasus tertentu diare yang kronis, perlu dilakukan evaluasi segera oleh dokter.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -