Ini Dampak Negatif Kenaikan Cukai Rokok Buat Industri

Tandaseru – Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman (FSP RTMM) Sudarto, menyatakan kenaikan cukai rokok pada 2019 akan berdampak negatif bagi industri.

Pasalnya, menurutnya Sudarto, PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) masih marak terjadi setiap tahun, salah satu faktornya adalah karena kenaikan cukai.

“Kalau omset perusahaan turun, pengusaha pasti akan PHK pekerjanya,” kata Sudarto di Jakarta, Senin (4/6/2018).

Sudarto menyatakan pemerintah memang memiliki kepentingan meningkatkan penerimaan negara untuk memenuhi kebutuhan belanja negara setiap tahunnya.

“Tapi besaran tarif cukai yang tinggi dalam 5-8 tahun terakhir ini menyebabkan penurunan jumlah buruh rokok,” tegasnya.

Hal itu diamini Sudarto, Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPS) Sjukrianto, bahkan dia berharap pemerintah tidak menaikkan lagi tarif cukai rokok.

“Imbas dari kenaikan cukai rokok ini panjang, dari pekerja rokok, industri, pedagang, sampai ke penerimaan negara. Masih banyak sumber pendapatan negara dari pos lainnya,” pungkasnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -