Ini Kesan Kapolri untuk Mantan Hakim Agung Artidjo Alkotsar

Tandaseru – AIL Amir dan Associates Law Firm serta Ari Yusuf Singajuru and Partner (AUS) mengadakan Buka Bersama di Lobby Lounge Bimasena, The Dharmawangsa, Jakarta Selatan pada Sabtu (2/5/2018). Pada acara ini dilakukan bincang santai dengan mantan Hakim Agung Artidjo Alkotsar.

Dalam acara ini, turut hadir pula Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Anggota Dewan Pengarah BPIP Mahfud MD, Ketua Ombudsman RI Amzulian Rifai, Pengacara kondang yang juga seorang aktor layar kaca Anwar Fuadi, dan Mentri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

“Saya mempunyai tiga kesan saya kepada sosok Bapak Artidjo secara pribadi yakni yang pertama adalah kesederhanaan beliau. Saat pertama dinas di Jakarta Pusat, saya diberitahu bahwa ada salah satu wilayah yang bisa dibilang kumuh namun saya diberi tahu bahwa ada salah seorang Hakim Agung tinggal di daerah tersebut,” kata Tito dalam sambutanya di lokasi, Sabtu (2/5/2018).

Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ini menuturkan dengan kesederhanaan ini identik dengan Hakim Agung yang Anti Korupsi. Tito menuturkan jika Artidjo sudah menjadi momok bagi para pelaku kejahatan. “Perkara masuk ke beliau sama aja masuk ke kandang macan,” ucap Tito.

“Kedua kemampuan beliau, ini kembali pengalaman pribadi waktu saya Kapolda Metro Jaya, waktu itu saya mendapatkan kasus kopi sianida, disana terdapat debat publik, seperti terjadi keretakan antara salah dan tidak. Suatu saat saya meminta pendapat dengan Pak Artidjo namun bukan mendahului pengadilan saat itu. Beliau bilang pelaku itu bersalah,” jelasnya.

“Saya melihat dari pelajaran itu dari separuh perjalanan sudah punya pandangan sendiri, ini hanya bisa dilajukan profesional expert dibidangnya,” sambungnya.

Lebih lanjut, Jenderal Tito menjelaskan kesan terakhir untuk Artidjo Alkotsar adalah sosok yang tegas. “Beliau adalah orang yang tegas, tapi tidak identik dengan penampilannya yang tidak kekar, badan yang biasa-biasa saja, dan wajah yang tidak sangar. Namun, Dibalik sosok biasa beliau yang lemah lembut tersimpan kekuatan yang luar biasa yakni ketegasan, tegas dan konsisten sampai di purna, Alhamdulillah khusnul khotimah purnanya,” ucapnya.