Ini Perintah Mendagri Pascainsiden KM Lestari Maju

Tandaseru – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo telah menginstruksikan pejabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Sumarsono melakukan langkah cepat menangani masalah musibah tenggelamnya kapal KM Lestari Maju pada Selasa (3/7/2018) kemarin.

Instruksi Mendagri ini terutama difokuskan untuk penanganan para korban baik yang selama maupun korban yang meninggal dunia, melalui pihak keluarga.

“Segera lakukan langkah-langkah penanganan musibah terutama pada korban. Membuat posko pelayanan masyarakat termasuk bantuan kepada masyarakat yang mendapat musibah,” kata Tjahjo dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/7/2018).

Tjahjo juga meminta jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di wilayah terjadinya musibah untuk terus berkoordinasi. Terutama berkoordinasi dengan lembaga dan instansi yang terkait dengan penanganan musibah dan bencana. Misalnya ikut membantu proses evakuasi, membentuk crisis center dan lain-lain. Sehingga penanganan musibah ini bisa optimal.

“Setelah dapat kabar musibah tenggelamnya kapal KM Maju Lestari, hari itu juga saya mengintruksikan Penjabat Gubernur Sulsel, turun membantu penanganan korban. Mari kita berdoa bersama-sama, semoga Tuhan memberi tempat yang layak bagi korban yang meninggal,” tuturnya.

Atas musibah tenggelamnya KM. Maju Lestari yang mengakibatkan korban jiwa ini, Mendagri ikut berduka cita dan berbela sungkawa. Ia berharap, korban yang hilang, bisa diketemukan dengan selamat. Dan Tjahjo menjanjikan pemerintah sendiri akan bekerja keras menangani itu.

KM Lestari Maju pada Selasa siang kemarin, karam di perairan antara Pulau Pasi dan Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Kepulauan Selayar. Kapal penumpang yang membawa 164 orang ini kandas setelah lambung kapal mengalami kebocoran. Informasi terakhir Badan SAR Nasional setidaknya telah menemukan 31 orang dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan yang selamat berjumlah 130 orang.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait