Ini Sosok Wanita Pertama yang Duduki Jabatan Direktur CIA

Tandaseru – Gina Haspel (61) akhirnya terpilih menjadi wanita pertama yang menduduki jabatan direktur di badan intelijen Amerika, CIA (Central Intelligence Agency).

Seperti kami kutip dari laman Reuters, Jumat (18/5/2018), Haspel merupakan seorang veteran dengan pengalaman 33 tahun di agen intelijen kenamaan Amerika itu.

Kemenangan Haspel ini dikarenakan dirinya mendapat dukungan kuat dari pemerintahan Trump, mayoritas pejabat intelijen saat ini, dan mantan anggota parlemen, termasuk Demokrat.

Menurut Mark Warner, senator dari Demokrat pendukung Haspel, dirinya percaya Haspel adalah seseorang yang bisa dan akan berani menghadapi presiden.

“Dia akan mengatakan kebenaran kepada penguasa jika presiden memerintahkannya melakukan sesuatu yang ilegal,” kata Warner sebelum pemungutan suara.

Meski begitu, keputusan senat Amerika tersebut mendapat tentangan dari para kelompok pembela hak asasi manusia.

Salah satunya Laura Pitter dari Human Right Watch, menurut Laura keputusan tersebut dapat diprediksi akan membuat AS gagal mengatasi pelanggaran masa lalu.

Maklum saja, Haspel yang pada 2002 menjabat Kepala CIA di Thailand pernah melakukan interogasi di penjara rahasia menggunakan metode penyiksaan waterboarding.

Tetapi, beberapa tahun kemudian, Haspel menjadi sosok yang memerintahkan penghancuran rekaman video dari interogasi tersebut.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -