Insiden Penembakan di Masjid Selandia Baru, Menag: Tidak Berperikemanusiaan

Tandaseru – Menag Lukman Hakim Saifuddin mengecam keras insiden penembakan yang terjadi di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru dan menyebabkan 49 orang tewas.

“Itu tindakan tidak berperikemanusiaan dan sangat bertentangan dengan nilai-nilai agama,” tegas Menag di Jakarta,  Sabtu (16/03). 

Menurut Menag, tidak ada agama yang membenarkan tindak kekerasan, apapun motifnya. Penembakan jemaah di masjid di Selandia Baru adalah sikap pengecut dan tidak bertanggung jawab. 

Meski demikian, Menag mengajak tokoh dan umat beragama untuk menahan diri dan tidak emosional. Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri terus bekerja untuk mengetahui perkembangan kondisi di Selandia Baru, termasuk memastikan kondisi keamanan warga negara Indonesia di sana. 

“Mari tingkatkan kewaspadaan kita untuk terus menjaga keamanan dan kesucian rumah ibadah kita masing-masing,” pesannya. 

Ia juga mengingatkan para pengguna media sosial agar tidak terpancing dan turut menyebarluaskan video peristiwa itu. Alasannya, “Hal itulah yang diharapkan pelaku untuk menebar teror dan rasa takut,” tuturnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait