Israel Makin Bengis, AS Sendirian Tolak Resolusi DK Lindungi Palestina

Tandaseru – Israel makin bengis terhadap warga Pelestina, bahkan tega menembak mati petugas kesehatan yang berusaha menolong korban luka akibat bentrokan dengan militer negara Zionis itu.

Razan al-Najar, relawan kesehatan berusia 21 tahun, tewas ditembak oleh sniper Israel pada Sabtu (2/6/2018), saat ia berlari menuju pagar perbatasan, timur kota Gaza selatan Khan Younis, untuk menolong korban luka.

Menghadapi demonstrasi warga Pelestina, militer Israel tidak segan-segan menembak mati yang dianggap membahayakan atau menyerang pasukannya.

Sejak unjuk rasa 30 Maret lalu di Jalur Gaza, sedikitnya sudah 119 orang meninggal dunia dan ribuan lainnya luka-luka.

AS dukung Israel

Keberingasan Israel didukung penuh Amerika Serikat. Negara Adidaya itu pada Jumat (1/6/2018) kembali memveto rancangan resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB yang disusun oleh Kuwait.

Rancangan resolusi itu untuk menyerukan tindakan guna melindungi rakyat Palestina setelah berpekan-pekan kerusuhan di Jalur Gaza antara rakyat Palestina dan pasukan Israel.

Sepuluh dari 15 anggota Dewan Keamanan memberi suara yang mendukung rancangan tersebut, dan empat abstein.

Amerika Serikat adalah satu-satunya negara yang memberi suara menentang. Karena termasuk anggota tetap Dewan Keamanan, Amerika Serikat memiliki hak veto sehingga rancangan resolusi itu gagal disahkan.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -