Jaga NKRI, Masyarakat Inhil Riau Deklarasi Bersama Antihoaks

INHIL (!)  – Berbagai informasi dibuat dan disebarluaskan melalui media sosial terkadang informasi tersebut sesuai fakta, namun tidak sedikit yang bersifat berita bohong atau hoaks.

Berita hoaks yang kadang bermuatan SARA, yang disebarkan oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab, berpotensi memecah belah keutuhan NKRI.

Untuk mencegah berita hoaks itulah masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, mendeklarasikan pernyataan antihoaks, sebagai bentuk perlawanan terhadap masifnya berbagai informasi bermuatan SARA tersebut.

Acara deklarasi tersebut, dilaksanakan di Pondok Pesantren Daarul Rahman Jalan Provinsi Kecamatan Tempuling, Selasa (13/3).Kapolres Inhil AKBP Christian Rony menyambut baik pelaksanaan deklarasi antihoaks ini mengingat sangat banyak masyarakat, yang menggunakan media sosial.

“Kepada semua pengguna medsos, agar bijak dan santun dalam menggunakan media sosial, jikalau menerima informasi dan berita dari sebuah akun, jangan langsung dishare. Llakukan kroscek terlebih dahulu, sebelum dibagikan ke orang lain,” pesan mantan Kapolres Manokwari itu.

Pimpinan Ponpes kyai Badrun Masran SAg mengatakan sangat mendukungnya. Di lingkungan pesantren yang dipimpinnya, para santri tidak diperkenankan memakai HP. Tapi pengasuh tidak bisa membatasi santrinya, bila sudah berada diluar.

Untuk itu, Pimpinan dan Ustadz pengasuh selalu mengingatkan kepada santrinya, agar saat menggunakan dan menerima informasi di medsos, selalu bertabayun.

“Dengan deklarasi ini diharapkan masyarakat, dapat mengunakan secara positif, produktif, cerdas, dan bisa mengedukasi masyarakat dengan menyampaikan berbagai informasi yang benar dan tidak menjadi penyebar hoaks,” imbuh Kyai Badrun Masri.

Deklarasi itu berbunyi “..masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir menolak setiap orang yang dengan sengaja menyebarkan informasi, yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian, atau permusuhan individu atau kelompok masyarakat tertentu, berdasarkan atas Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA)”

Hadir dalam acara deklarasi tersebut perwira Polres Indragiri Hilir, Camat Tempuling Ridwan berserta Forkompincam Tempuling, Ketua MUI Kecamatan Tempuling H Syamsuri, Pimpinan Ponpes Daarul Rahman Kyai Badrun Masran, Ketua PGI Kabupaten Indragiri Hilir Pdt R Hisar Hasugian, Perwakilan PMSTI Tembilahan Suwardi Apeng. Hadir juga para Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Pemuda se-Kecamatan Tempuling.

 

Kumpulan Berita Terkait