Jakarta Dinilai Kota Intoleran, Ini Reaksi Anies Baswedan

Tandaseru – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merespons hasil penelitian yang menyebut Jakarta peringkat 10 terendah dalam hal toleransi. Anies menginginkan Setara Institute, lembaga peneliti tersebut, membongkar instrumen dalam penelitiannya.

“Umumkan daftar pertanyaanya pada publik, kuesionernya, dan saya mengundang kepada para ahli statistik, ahli pengukuran ilmu sosial untuk me-review instrumennya,” ucap Anies, Sabtu (8/12).

Anies mengaku juga akan mengundang Setara Institute untuk meminta penjelasannya secara langsung. Dia berharap agar publik tidak langsung menilai Jakarta sebagai kota intoleransi. “Saya undang Setara untuk buka,” ujarnya.

Anies menjelaskan instrumen itu penting dijelaskan secara terbuka, publik harus mengetahui validitas dan objektifnya riset ini.

“Apakah semua pertanyaan objektif atau tidak karena bisa saja pertanyaan itu disusun untuk mendapatkan jawaban tertentu,” katanya.

Setara Institute merilis hasil penelitian yang mengukur soal promosi dan praktik toleransi di 94 kota di Indonesia pada 2018. Jakarta mendapat posisi ketiga dalam hal intoleransi.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait