Jelang Pencoblosan 17 April, Kemendagri Gencarkan Sosialisasi Bagi Milenial

Tandaseru – Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Pemerintah menargetkan tingkat partisipasi pemilih sebesar 77,5 persen. Untuk itu, Kemendagri terus menggencarkan sosialisasi Pesta Demokrasi pada 17 April 2019.

Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar menekankan pentingnya sosialisasi Pemilu untuk pemilih Pemula dan kaum Millenial. Pasalnya, tingkat pemahaman pemilih pemula dianggap masih minim dan belum memadai dalam menghadapi hari ‘H’ pencoblosan pada 17 April 2019 nanti.

“Adik-adik kita ini yang akan menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2019 memang belum cukup banyak informasi yang diketahui. Pemahaman surat suara, bagaimana cara mencoblos, itu hampir blank mereka itu,” kata Bahtiar di Jakarta, Senin (8/4).

Dengan gencar dan masifnya sosialisasi Pemilu bagi Pemilih Pemula, Bahtiar mengharapkan adanya transfer pengetahuan dan pemahaman tentang pendidikan politik yang akan membentuk pemilih yang rasional dan cerdas dalam rangka melahirkan pemimpin cerdas.

“Sosialisasi semestinya digerakkan di seluruh daerah, di seluruh wilayah kecamatan, baik dilakukan oleh LSM, KPU maupun organisasi masyarakat lainnya. Jangan sampai pemilih pemula kita tidak menggunakan hak pilihnya karena ketidaktahuan atau kekurangan informasi atau sebagainya,” pungkasnya.

Ajakan untuk tidak Golput serta mengajak keluarga, lingkungan, menggerakkan seluruh masyarakat Indonesia yang punya hak pilih untuk menggunakan hak pilihnya dengan penuh rasa tanggung jawab juga kerap dilakukan melalui berbagai kegiatan. Hal itu dilakukan untuk suksesnya Pemilu Serentak 2019 melalui tingginya tingkat partisipasi pemilih.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait