Jelang Pilkada 2018, Kapolri Imbau Media Sampaikan Pemberitaan Netral

JAKARTA (!) –  Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian meresmikan launching Anugerah Jurnalistik Polri Tahun 2018 dengan tema Bersama Polri Wujudkan Pilkada Damai Tahun 2018. Lomba ini akan diikuti oleh jurnalis untuk persiapan Pilkada Serentak 2018.

Kapolri berharap awak media dapat bersikap netral dalam menyampaikan berita di tengah berlangsungnya kompetisi Pilkada 2018. Dirinya meminta agar pesan di media memberikan aura positif untuk menjaga demokrasi yang baik.

“Ingin saya imbau di tengah kompetitif, industri ini tolong idealisme sebagai pilar demokrasi, idealisme memberikan yang baik dan menjaga persatuan dan kesatuan,” ujar Tito di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (27/3/2018).

Tito menyebutkan proses Pilkada Serentak 2018 ini adalah proses untuk merebutkan kekuasaan. Tito menyebutkan hal itu, lantaran semua pasangan calon sudah mengeluarkan dana yang besar dalam kampanye.

“Kalau sudah bicara power, kekuasaan, maka akan terjadi power struggle. Ada strategi, taktik, dan lain-lain. Kalau ada idiom siap menang, siap kalah, mudah mudahan betul dirasakan kontestan. Tapi saya rasa sebagian besar kontestasn tidak siap kalah. Kalau mau kalah ngapain investasi segala macam,” ucapnya.

Lebih lanjut, Jenderal Tito berpesan ditengah kontestasi politik yang sedang berjalan, media dapat menyari berita untuk lebih melihat dampak pemberitaan. Jika pemberitaan dapat memicu konflik, Tito menghimbau agar dapat diperhitungkan untuk disebar kepada khalayak.

“Saya tidak menekan saya mengimbau dan saya yakin temen media memiliki idealisme berlangsung aman lancar sehat positif campaign bukan negatif atau black campaign sehingga negara kita dianggap dewasa berdemokrasi,” tuturnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -