Jembatan Cipatujah Putus, Kementerian PUPR Kirim Jembatan Bailey

Tandaseru –  Kementerian PUPR mengirimkan Jembatan Bailey dari workshop milik Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN VI) di Cikampek, Jawa Barat sebagai pengganti sementara Jembatan Cipatujah yang putus.

Pengiriman tersebut  sambil menunggu pembangunan jembatan permanen.  Tim dari Kementerian PUPR juga telah berada di lokasi dipimpin oleh Direktur Preservasi Jalan, Ditjen Bina Marga Atyanto Busono.

“Kami perkirakan rangka Jembatan Bailey tersebut akan sampai di lokasi sore. Saat ini genangan air masih tinggi dan juga hujan,” terang Atyanto Busono.

Rangka jembatan Bailey yang dikirimkan panjangnya berkisar antara 70-80 meter. Setelah tiba dibutuhkan waktu 3 hari untuk perakitan dan pemasangan jembatan.

Jembatan Cipatujah yang menghubungkan Pameungpeuk, Kabupaten Garut dengan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, pada hari Selasa, 6 November 2018 sekitar Pukul 04.00 WIB, putus akibat hujan lebat dan debit banjir Sungai Ciandum Cipatujah yang tinggi.

Direktur Jembatan, Ditjen Bina Marga Iwan Zarkasi mengatakan perbaikan akan dilakukan menunggu debit aliran sungai surut, serta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VI memperoleh hasil observasi kondisi pilar jembatan yang tergerus debit banjir.

Selama masa perbaikan jembatan, kendaraan dapat melalui jalur alternatif yakni memutar ke arah utara yakni melewati Jalan Raya Cipatujah –  Jalan Cisompet dengan jarak 125 km dan waktu tempuh sekitar 4 jam 40 menit.

Jembatan yang dibangun tahun 2006 tersebut merupakan jembatan Pemerintah Provinsi yang kemudian diserahkan pemeliharaannya kepada Kementerian PUPR. Jembatan Cipatujah sepanjang 127 meter berada di Jalur Pantai Selatan Jawa Barat yang lokasinya dekat dengan muara laut. Dari tiga bentang jembatan tersebut, kerusakan dialami pada bentang tengah. Jembatan Cipatujah berada pada ruas jalan Cikaengan-Cipatujah sekitar 201 km dari Bandung.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -