Jepang Ajak Indonesia Kerja Sama di Bidang Pengelolaan Sampah

TOKYO (!) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan pemerintah Jepang tertarik untuk bekerja sama di bidang pengelolaan sampah di Indonesia.

Hal itu dilontarkan PM Jepang Shinzo Abe saat bertemu Luhut baru-baru ini. Menurut Luhut, PM Jepang mendorong kerja sama terkait lingkungan seperti pengkonversian sampah menjadi energi listrik.

“Beliau (PM Abe) mendorong juga kerja sama itu sambil meminta pemerintah Indonesia mau mengadopsi teknologi Jepang,” kata Luhut.

Menurut Luhut, saat ini Jepang sudah sukses menerapkan teknologi tersebut, di pusat pengelolaan sampah di Jepang sekitar 600 ton sampah dikonversi menjadi 10-15 mega watt per hari.

“Saya pernah ke sana, teknologi tersebut diterapkan di Shinigawa Incineration Plant, Tokyo. Di pusat pengelolaan, sampah dikonversi menjadi listrik,” kata dia lagi.

Selain diubah menjadi energi listrik, lanjut Luhut, di fasilitas pengolahan itu sampah juga dijadikan bahan baku semen.

Katalisator juga telah dirancang untuk mengurangi racun. Bahkan abu yang diproduksi dijadikan bahan reklamasi di Tokyo.

“Mereka memadatkan abu pakai air, terus ditumpuk menjadi tanah lalu mereka biarkan sampai tanah stabil,” kata Luhut mengisahkan.

Di Tokyo sendiri, kata Luhut lagi terdapat setidaknya 9,3 juta orang yang membuang sampah di 23 distrik. Indonesia juga tak kalah hebat urusan sampah, karenanya dia berharap ada beberapa teknologi yang dapat diimplementasikan di Indonesia.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait