Jumlah Pengungsi Gempa Lombok 387.067 Jiwa, Pengiriman Logistik Masih Terkendala

Tandaseru – BNPB mencatat jumlah pengungsi pascagempa Lombok, Nusa Tenggara Barat mencapai 387.067 jiwa tersebar di ribuan titik.

Kepala pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan ratusan ribu jiwa pengungsi tersebut tersebar di Kabupaten Lombok Utara 198.846 orang, Kota Mataram 20.343 orang, Lombok Barat 91.372 orang, dan Lombok Timur 76.506 orang.

“Angka pengungsi berubah-ubah karena banyak pengungsi yang pada siang hari kembali ke rumah atau menengok kebunnya, tetapi pada malam hari kembali ke pengungsian,” ungkap Sutopo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/8/2018).

Selain itu, katanya belum semua titik pengungsi terdata. Juga terdapat sebagian warga yang harusnya tidak perlu mengungsi karena kondisi rumah masih berdiri kokoh tanpa kerusakan tetapi ikut mengungsi karena trauma dengan gempa. Semuanya memerlukan bantuan.

Disebutkan hingga H+6 masih terdapat beberapa pengungsi yang belum mendapat bantuan, khususnya di Kecamatan Gangga, Kayangan dan Pemenang yang aksesnya sulit dijangkau serta di beberapa titik di Lombok Barat.

Permasalahan utama adalah distribusi logistik untuk mengirimkan ke ribuan titik pengungsian. Akses jalan menuju lokasi pengungsi juga rusak. Sebagian besar jalan di Lombok Utara mengalami kerusakan akibat gempa.

Oleh karena itu kata Sutopo percepatan distribusi logistik menjadi prioritas saat ini, selain pemenuhan kebutuhan dasar bagi pengungsi.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id