Kapal Pemuda Asia Tenggara-Jepang Kunjungi Indonesia

JAKARTA (!) – Program kapal pemuda pemerintah Jepang dan Asia Tenggara SSEAYP (Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program) mengunjungi Indonesia dalam rangkaian kegiatan 2017.

Program tahunan ini sudah terlaksana sejak 1997, dan dinamakan program kapal pemuda lantaran program berlangsung di atas kapal selama 50 hari lamanya.

“Di Indonesia 24-27 November 2017. Program berlangsung selama 50 hari dengan 2 jenis kegiatan,” kata salah satu alumni program 1997, Pia Adiprima kepada Tandaseru.id di Jakarta, Selasa (28/11).

Dua kegiatan yang dimaksud Pia terdiri dari beragam diskusi, presentasi budaya, seminar dan kegiatan kepemimpinan lainnya. Dimana tahun ini jumlahnya adalah sebanyak 324 pemuda.

“Setiap negara terdiri dari 28 pemuda dan 1 pemimpin kontingen, yang ditunjuk oleh pemerintah negara untuk mewakili negara selama program,” ujarnya.

Selama kunjungan ke Indonesia, para peserta juga mengunjungi Sekretariat ASEAN, makan malam dengan Kemenpora, dan mengunjungi homestay.

Setelah itu peserta bertemu dengan Walikota Jakarta Utara yang sekaligus akan melepas peserta SSEAYP berlayar ke negara selanjutnya.

Setelah mengikuti program, para pemuda wajib melakukan kegiatan yang berhubungan dengan kontribusi sosial. Kegiatan kemudian dilaporkan ke pemerintah Jepang.

“Setiap tahun para peserta harus melakukan kontribusi sosial di negara asal sebagai kegiatan lanjutan dari program tersebut,” kata dia.

Tahun lalu, peserta Indonesia berkontribusi mengajarkan bahasa isyarat di beberapa kabupaten di berbagai provinsi Indonesia agar masyarakat dapat berkomunikasi dengan lebih mudah dengan sahabat tuli.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait