Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Berantas Miras Oplosan

JAKARTA (!) – Peredaran minuman keras oplosan yang terjadi sebulan terakhir mengakibatkan sebanyak 33 orang meninggal dunia di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Miras oplosan diketahui mengandung metanol dan etanol.

Menanggapi hal itu, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Idham Azis mengungkapkan dirinya sudah membentuk tim untuk memberantas peredaran miras di semua Polres wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Secara intens saya sudah bentuk tim di masing-masing Polres (wilayah hukum Polda MetronJaya untuk melakukan operasi miras,” kata Idham Azis kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (17/4/2018).

Mantan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya ini menyebutkan dengan adanya permasalahan miras ini, menjadi perhatian khusus agar tidak ada lagi korban-korban selanjutnya akibat miras oplosan ini.

“Masalah miras sejak minggu kemarin, perintah Pak Wakapolri sebenarnya sejak ada kejadian kita lakukan operasi kita tangkap pelakunya kemudian secara khusus saya perintahkan mulai razia. Nanti jumat pagi semuanya kita gelar disini kita ekspose hasil 13 Polres sama polda akan kita gelar disini kita musnahkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Idham berharap sebelum memasuki bulan suci Ramadhan semua distributor dan pelaku penyebaran minuman keras sudah tidak ada lagi untuk menciptakan suasana yang kondusif.

“Yang kita harapkan jangan sampai ada kejadian lagi hingga merengut banyak korban jiwa. Kita berharap pelaksanaan menjelang Ramadhan situasi masyarakat lakukan ibadah bisa berjalan dengan khusuk dan baik. Keamanan tetap kondusif,” tutupnya.

Kumpulan Berita Terkait