Kapolri: Antisipasi Pergerakan Lone Wolf Saat Libur Panjang

JAKARTA (!) – Pengamanan libur panjang perayaan Natal dan Tahun Baru 2108  dilaksanakan mulai Jum’at (22/12) hingga Selasa (2/1/2018). Polri akan bekerja secara maksimal dalam pengamanan ini.

Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian mengatakan akan mengantisipasi segala kemungkinan, termasuk pergerakan lone wolf atau pelaku teror beraksi sendiri.

Meskipun belum terdapat informasi adanya serangan teror, namun kata Kapolri pihaknya tetap akan mewaspadai hal tersebut.

“Memang ada beberapa prediksi bisa menjadi potensi gangguan. Pertama terorisme, karena punya pengalaman meskipun saat ini belum ada informasi tentang rencana serangan teror,” kata Kapolri di Monas, usai Apel Siaga Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2018.

Pasalnya, kata Jenderal Tito tidak hanya kelompok teror yang akan melakukan ancaman-ancaman tersebut, melainkan lone wolf atau pelaku teror yang beraksi sendirian juga dapat menjadi ancaman.

“Ada lagi lone wolf yang mereka gerak sendiri-sendiri. Yang lebih sulit dideteksi seperti peristiwa Eropa dan Amerika itu banyak lone wolf, terakhir Manhattan, serangan itu juga lone wolf,” ujar Tito.

Kapolri mengatakan, pihaknya akan memperkuat pengamanan di sejumlah titik krusial, terutama di rumah ibadah. Selain Polri, TNI, Pemerintah Daerah dan Masyarakat juga akan dilibatkan dalam pengamanan ini.

“Seperti Ansor NU yang banyak ikut amankan gereja,” tutur Kapolri.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait