Kapolri Beberkan Hasil Operasi Premanisme dan Stabilitas Pangan

Tandaseru – Polri telah melakukan berbagai operasi seperti operasi patuh, operasi premanisme, dan operasi stabilitas pangan. Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, dalam operasi tersebut tertangkap ribuan pelaku kejahatan.

Mereka di antaranya mulai dari copet dan jambret di berbagai lokasi seperti terminal, stasiun, dan bandara, serta ratusan penimbun bahan pangan.

“Operasi premanisme sudah kita lakukan hampir satu setengah bulan yang lalu. Banyak yang tertangkap ribuan, dari copet dan jambret yang ada di terminal, stasiun, dan bandara,” ujar Tito saat ditanyai awak media di Pos Keamanan Cikopo, Minggu (10/6/2018).

Untuk operasi stabilitas pangan, Tito mengaku telah menangkap 367 tersangka dengan 465 kasus penimbun bahan pangan yang menyebabkan kelangkaan. “Jadi sudah tertangkap satu bulan ini 465 kasus yang berhubungan dengan distribusi pangan yang disalah guanakan seperti ditimbun yang mengkibatkan kelangkaan. Tersangkanya ada 367 orang,” ujar Tito.

Untuk Operasi Ketupat menjelang Hari Raya masih dipantau oleh pihaknya setiap hari, dan akan menindak secara langsung ketika ada kekurangan supply atau ada permainan secara distribusinya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -