Kapolri dan Panglima TNI Hadiri Haul Emas Guru Tua Habib Idrus

Tandaseru – Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian dan Panglima TNI Panglima TNI Jenderal TNI Hadi Tjahjanto menghadiri peringatan Haul Emas Guru Tua Habib Idrus Bin Salim Al Jufri ke 50 tahun 2018 di Sulawesi Tengah.

Acara diisi dengan pembacaan surat Al Fatihah, Yasin, sejarah (Maulid) Nabi SAW dan Tahlil. Selain itu, juga dilakukan pembacaan Manaqib (biografi) lengkap Pendiri Al Khairat Habib Idrus bin Salim Al Jufri  (Wafat 22 Desember 1969).

(Tandaseru.id)

Disampaikan juga perjuangan beliau bersama alim ulama lain di Nusantara dalam memperjuangkan NKRI,yang dibacakan oleh Salahseorang Guru Yayasan Al Khairat.

Disampaikan juga tausiah dari KH.Ubaidillah Hamdani Pimpinan Pesantren Raudatul Mustafa Tangerang Banten dan Habib Muhammad Rido Assegaf Pimpinan Pesantren Darul Hadits Sukabumi Jabar

Kedua Ulama tersebut menyatakan pentingnya menjalan perintah Agama Islam yang telah disampaikan Rasulullah SAW melalui pendidikan agama Islam yang baik dan benar, penuh kasih sayang sebagaimana yang telah diajarkan oleh Guru Tua Alhabib Idrus Bin Salim Al Jufri.

Selain Kapolri dan Panglima TNI, acara yang dihadiri 10.000 jamaah tersebut juga dihadiri Juru Bicara Presiden Ali Mochtar Ngabali, Gubernur Sulteng, Muspida TK I,Muspida TK II, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Ketua Yayasan Al Khairat Fadel Muhammad menyampaikan sejatinya Presiden Joko Widodo berkenan hadir, namun pada saat yang sama beliau menerima tamu negara PM Malaysia Mahathir Mohammad.

Dalam sambutannya Kapolri  mengucapkan terima kasih atas undangan kegiatan Haul Al Habib Idrus bin Salim Al Jufri  yang menjadi momentum untuk menjalin silaturahim dengan mengambil spirit perjuangan dan dakwah beliau.

“Alhamdulillah pelaksanaan Pilkada Gubernur dan Bupati/Walikota dapat berjalan dengan aman dan lancar. Mohon doa restu semoga kontingen Indonesia dalam mengikuti Asian Games 2018 mendapat medali sebanyak-sebanyaknya,” ungkap Tito.

Tito mengatakan Al Khairat merupakan salah satu pendiri bangsa. “Ketika operasi dalam menjaga keamanan konflik di Poso waktu itu, Alkhairat merupakan mitra utama kami,” tegas Kapolri

Sementara Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengatakan pendidikan bagi ummat sangat penting dan ini dijadikan oleh Guru Tua sebagai sarana Jihad sebagaimana tuntunan Rasulullah SAW. “Bangsa ini sangat besar dan majemuk serta memiliki keaneragaman, mari kita jadi Kebhinekaan ini sebagai kekuatan kita,” tegas Panglima.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -