Kapolri dan Panglima TNI Peroleh Gelar Adat di NTB

Tandaseru – Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto melakukan kunjungan ke wilayah Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka Safari Ramadhan, Rabu (30/5/2018).

Selain melakukan tatap muka dengan Prajurit TNI Wilayah Mataram NTB, Kapolri dan Panglima TNI beserta rombongan juga menghadiri tatap muka bersama Tokoh Masyarakat di Gedung Makorem 162 Wirabhakti.

Dalam acara tersebut Kapolri dan Panglima TNI memperoleh gelar dari tokoh adat setempat. Gelar Dari Datu Sila Dendeng Lombok Kepada Panglima TNI dan Kapolri. Datu Sila Dendeng Lombok H. Lalu Muhammad Patria, M.Pd., memberikan gelar Raja Pemban Agung Yudhe Negare dan Keris Pusaka Dirte Yudhe Ayuning Jagat kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjantodan gelar Pating Laga Muter jagad dan Keris Pusaka Dirte Yudhe Muter Jagat kepada Kapolri Jenderal Pol Prof. H. M. Tito Karnavian., Ph.D.

Pemberian gelar tersebut merupakan pengukuhan sekaligus pengakuan masyarakat Lombok khusunya bahwa Panglima TNI merupakan pemimpin dalam menjaga kedaulatan dan kemartabatan negara baik dari dalam maupun luar negeri. Sedangkan gelar yang diberikan kepada Kapolri yakni sebagai pemimpin tertinggi dalam menajaga keamanan dan kenyamanan masyarakat seluruh nusantara.

Arti dari nama keris yang diberikan kepada kedua petinggi TNI dan Polri tersebut yakni keris yang harus dipegang oleh seorang pemimpin tertinggi dalam menjaga kedaulatan dan keamanan rakyat se Nusantara.

Panglima TNI mengatakan menjaga keutuhan NKRI itu tidak hanya TNI dan Polri tetapi seluruh komponen dan eleman masyarakat Indonesia. Masyarakat tidak perlu khawatir dengan kejadian aksi teror yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, Polri dengan cepat mampu mengungkap pelakunya dan TNI siap mendukung kinerja Polri dalam memerantas terorisme.

Sementara Kapolri menyebutkan wilayah NTB adalah wilayah yang diberi kenikmatan begitu banyak oleh Allah SWT dan di antaranya adalah nikmat aman dan kondusifnya wilayah NTB. Karena dengan rasa aman dan damai yang dirasakan oleh masyarakat NTB maka segala potensi yang ada di wilayah NTB dapat dikelola dengan maksimal.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id