Kapolri Imbau Pengusaha Tidak Paksakan Karyawan Gunakan Atribut Natal

JAKARTA (!) – Kapolri Jenderal Polisi Prof.H. Muhammad Tito Karnavian mengatakan seseorang dijamin kebebasannya dan tidak ada paksaan untuk menggunakan atribut apa pun bila yang bersangkutan tidak menginginkannya.

Karena itu, kata Kapolri semua pengusaha, manajemen perusahaan, ataupun perkantoran agar tidak memaksa para karyawan mereka gunakan atribut Natal.

Menurut Mantan Kapolda Metro Jaya itu, Jenderal Bintang Empat kelahiran Palembang itu saat ditemui mengatakan,

“Kepada asosiasi pengusaha, pusat-pusat perbelanjaan dan lain-lain jangan memaksa menggunakan atribut Natal. Kepada pemilik perusahaan, kalau karyawannya tidak ingin menggunakan atribut Natal, ya tentu tidak masalah, ini negara demokrasi,” ujar Tito di Monas, usai apel Operasi Lilin 2017, Kamis pagi (21/12).

Kapolri menegaskan sekecil apa pun, jika sampai ada unsur pemaksaan, hal itu merupakan suatu tindakan pidana yang dapat dikenakan sanksi hukum.

“Kalau sampai mengancam dipecat kalau tidak menggunakan ini, hal itu juga pidana. Bukan hanya menyebut agama, tetapi mengancam pun merupakan pidana,” kata Kapolri.

Menurut dia, tidak hanya untuk masalah keagamaan, tapi dalam hal apapun juga tidak diperbolehkan ada pemaksaan, karena Indonesia adalah negara demokrasi.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait