Kapolri Instruksikan Jajaranya Tak Beri Izin Aksi di MK

Tandaseru – Kapolri Jenderal Polisi H. Muhammad Tito Karnavian memerintahkan ke jajaran Polda Metro Jaya dan Badan Intelejen dan Keamanan (Baintelkam) Polri untuk tidak memberi izin ke pihak manapun untuk menggelar aksi demonstrasi.

“Saya juga sudah menegaskan pada Kapolda Metro Jaya dan Kepala Badan Intelijen Kepolisian tidak memberikan izin melaksanakan demo di depan Mahkamah Konstitusi (MK),” terang Jenderal Tito di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (25/6).

Ia mendasarkan instruksi lewat Undang-Undang (UU) nomor 9 tahun 1998. Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulan Terorisme (BNPT) ini mengutip pasal 6 dalam UU ini yang mengatur tentang penyampaian pendapat di muka umum.

“Penyampaian pendapat di muka umum di dalam pasal 6 itu adalah lima yang tidak boleh. Diantaranya ialah tidak boleh mengganggu ketertiban publik dan tidak boleh mengganggu hak asasi orang lain dan harus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ia mengungkapkan.

Lebih lanjut, mantan Kapolda Metro Jaya menyampaikan apresiasinya terhadap salah satu pasangan capres-cawapres yang menghimbau pendukungnya untuk tidak hadir disekitaran MK saat sidang putusan pada Kamis (27/6/2019) mendatang.

“Yang jelas kita sebetulnya kita sudah mendengar ada imbauan dari paslon 02 untuk mengimbau tidak perlu hadir ke MK,” ia menambahkan.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait