Kapolri Penguji Promosi Doktor Promovendouz Sidratahta Muchtar tentang Terorisme

Tandaseru – Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian menjadi salah satu penguji sidang promosi doktor Sidratahta Muchtar di Aula Juwono Sudarsono Gedung FISIP Universitas Indonesia, Kamis (10/1).

Sidang Promosi Doktor Sidratahta Muchtar dengan judul disertasi Kebijakan Anti-Terorisme Di Era Demokratisasi: Studi Proses Politik Dalam Perumusan UU No.15 Tahun 2003 Tentang Pemberantasan Terorisme di Indonesia.

Tim penguji dipimpin Julian Aldrian Pasha Rasjid, M.A, Ph.D., dan Promotor Prof. Dr. Burhan Djabir Magenda, M.A., dan Co Promotor Dr. Isbodrini Suyanto, M.A dengan anggota penguji lainnya yaitu Prof. Dr. Maswadi Rauf, M.A., Chusnul Mar’iyah Ph.D., Meidi Kosandi, M.A., Ph.D dan Dr. Sri Budi Eko Wardani, M.Si.

Dalam sidang tersebut memberikan beberapa pertanyaan di antaranya apa definisi terorisme bagi promovendouz, kemudian pertanyaan kedua apakah menurut promovendouz terorisme itu ditujukan hanya kepada masyarakat tetapi tidak kepada negara/pemerintahan (State).

Pertanyaan ketiga yang diberikan Tito, apakah terorisme identik dengan Islam Radikal dan apakah Islam Radikal termasuk kedalam terorisme. Kemudian di Papua terjadi kekerasan dan pembunuhan apakah menurut promovendouz itu juga masuk kedalam kategori terorisme.

Kapolri juga bertanya kekurangan dari UU Nomor 15 Tahun 2018 dibandingkan UU sebelumnya, dan dalam membuat undang undang lebih memilih kejadian terjadi terlebih dahulu baru dibuat undang undang atau membuat undang undang untuk mengantisipasi suatu kejadian.

Sidratahta mengatakan dasar teori tentang terorisme maupun dasar keilmuan yang berhubungan dengan terorisme maupun sesuai disertasi yang dibuatnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait