Kapolri Perintahkan Tindak Tegas Oknum Penyebab Karhutla

Tandaseru – Kapolri H. Muhammad Tito Karnavian menyebut 90 persen kebakatan hutan dan lahan (karhutla) di indonesia disebabkan oleh kesengajaan manusia. Untuk itu, ia meminta menindak tegas oknum yang menyebabkan hal itu.

“Kita sudah menugaskan kepada jajaran Polda se-Indonesia untuk melakukan tindakan tegas, proses hukum kepada setiap orang yang melakukan pembakaran,” tegas Jenderal Tito di di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Senin (12/8).

Mantan Kapolda Metro Jaya ini juga mengatakan dalam penegakan hukum Karhutla, pihaknya terus berkoordinasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) selama ini.

“Saya juga minta kepada jajaran Panglima TNI, kalau tertangkap tangan itu, boleh segara dilakukan penangkapan dan diserahkan kepada penyidik kepolisian setempat,” ucapnya.

Jenderal menambahkan, upaya penegakkan hukum tersebut dilakukan untuk memberikan efek jera bagi setiap pelaku pembakaran hutan dan lahan yang telah menimbulkan berbagai masalah, terutama pada kesehatan masyarakat.

“Jadi sebetulnya sudah ada yang ditangkap dan cukup banyak, tapi kita ingin ada tindakan tegas, baik kepada perorangan maupun kepada perusahaan agar menimbulkan efek jera,” jelasnya.

Seperti diketahui, Polda Riau menetapkan perusahaan perkebunan sawit PT SSS sebagai tersangka dalam perkara kebakaran hutan dan lahan. Perusahaan tersebut berada di Kabupaten Pelalawan.

“Kami sudah tetapkan tersangka korporasi PT SSS, saya sebutkan inisial,” kata Kapolda Riau Irjen Widodo Eko Prihastopo, saat jumpa pers di lokasi Karhutla, di Pekanbaru, Jumat (9/8).

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait