Kapolri: Pola Pikir Lulusan Akpol Harus Ilmiah Kualitatif dan Kuantitatif

Tandaseru – Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian menyampaikan saat ini Polri telah melahirkan perwira yang mempunyai intelektual dan sarjana terapan sebagai penerus Polri.

Karena itu, katanya yang perlu dipahami kepada para wisudawan yaitu memiliki pola pikir ilmiah baik kualitatif maupun kuantitatif yang diharapkan mampu membuat perhitungan untung dan rugi yang kemudian mampu mengambil keputusan.

 

Lulusan Akpol kata Tito sesuai kebijakan utama promoter tentunya lulusan Akpol nantinya harus melakukan peningkatan pelayanan publik, menekan kasus  terimorisme dan menekan kasus yang meresahkan masyarakat

“Menekan budaya koruptif, arogansi kewenangan dan kekerasan yang berlebihan, serta manajemen media, “ ungkap Kapolri saat Wisuda dan Penutupan Pendidikan Taruna Akademi Kepolisian Tingkat IV Angkatan 49 Batalyon Prawira Hirya di Auditorium Cendrawasih, Akpol Semarang, Senin (9/7/2018).

Disebutkan, berdasarkan hasil survey Litbang Kompas, Polri masuk sebagai 3 lembaga yang dipercaya publik  dengan nilai 82.9. Selain itu berdasarkan hasil survei The Gallup, Indonesia sebagai negara urutan ke 9 teraman didunia, hal ini menandakan bahwa Polri mampu menjaga keamanan dalam negeri di Indonesia.

Dalam rangka pembangunan kapasitas, Polri telah bekerjasama dengan LPDP yang  akan memberikan beasiswa kepada lulusan Akpol yang lulus tes untuk belajar di Luar Negeri karena belajar di Luar Negeri mendapatkan Ilmu,  Kultur dan Jaringan/kawan yang memiliki pola berfikir sama, yang dimana nantinya akan membawa perubahan kultural bagi Polri dan menjadi agent of change.

Kapolri berpesan kepada wisudawan agar mengejar prestasi baik formal dan Informal tetapi jangan mengejar gelarnya saja karena yang utama adalah menjadi anggota Polri yang berintelektual dan berpengetahuan tinggi, memiliki power, follower dan konsep.

 

.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -