Kapolri Resmikan Masjid Baeitul Rahmah dan Islamic Center di Jambi

Tandaseru – Kapolri Jenderal Pol. H. Muhammad Tito Karnavian meresmikan Masjid Baeitul Rahmah dan Islamic Center di Kabupaten Bungo, sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat Jambi, Rabu (12/9/2018).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti penggunaan Masjid Baeitul Rahmah dan pembangunan Islamic Center oleh Kapolri. Kedua fasilitas umat itu dibangun oleh keluarga H. Ibrahim selama kurang lebih 2 tahun.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan hibah tanah seluas 10 hektare dari Yayasan Ibrahim Fatimah kepada Polri untuk digunakan sebagai Markas Detasemen Brimob.

Kapolri mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada keluarga H. Ibrahim yang telah membangun masjid dan Islamic Center sebagai salah satu upaya dalam upaya mencegah radikalisme dan terorisme, serta pembinaan umat.

“Saya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas kepedulian keluarga H. Ibrahim yang menghibahkan tanah seluas 10 ha untuk pembangunan Mako Detasemen Brimob. Hal ini akan memberi manfaat sangat besar dalam upaya pemeliharaan keamanan di wilayah Jambi,” kata Jenderal Tito.

Dia menyampaikan bahwa keamanan itu seperti kesehatan, sangat penting dan berharga dalam kehidupan manusia. “Seperti kesehatan, keamanan harus selalu dirawat, jangan pernah menganggap remeh. Keamanan yang terpelihara akan membuka peluang tumbuh berkembangnya aktivitas perekonomian untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkap Kapolri.

peresmian masjid jambi
(istimewa)

Dalam kesempatan itu, Prof. Nasarudin Umar, Imam Besar Masjid Istiqlal, memberikan tausiah tentang betapa besarnya pahala yang diberikan oleh Allah SWT kepada manusia yang memberikan wakaf bagi kemaslahatan umat, baik berupa masjid, islamic center, maupun fasilitas untuk menjaga keamanan masyarakat.

Selain sebagai sarana ibadah, tuturnya, masjid harus mampu memberdayakan umat dan memakmurkan masyarakat. “Sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW yang memberdayakan masjid untuk kemaslahatan umat, mulai dari aktivitas sosial kemasyarakatan, ekonomi, kebudayaan, dan kesehatan,” ujarnya.

Dia mengatakan, masjid merupakan tempat bertemunya umat dengan latar belakang yang beragam. “Bahkan masjid Nabi SAW digunakan untuk pertemuan kerukunan lintas agama. Oleh karena itu, masjid juga mengemban fungsi kontrol sosial dan kerukunan masyarakat,” kata Prof. Nasarudin.

kapolri bersama masyarkat jambi
(istimewa)

Sebagai sarana ibadah, lanjutnya, masjid harus mampu menyebarkan kedamaian dan kerukunan dalam kehidupan masyarakat, mengajarkan pengetahuan serta menghindarkan umat dari radikalisme dan kekerasan, demi keutuhan NKRI.

Dia menilai pembangunan masjid dan islamic center, serta hibah tanah untuk pembangunan Markas Detasemen Brimob oleh keluarga H. Ibrahim merupakan aktivitas yang sangat mulia.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolri didampingi Kadivpropam Polri, Kakorbrimob Polri, Kadensus 88 Anti Teror Polri, Karopenmas Divhumas Polri, serta Dirpoludara Baharkam Polri.

Kegiatan juga dihadiri oleh Plt Gubernur Jambi Fachrori Anwar beserta jajaran Forkopimda Provinsi Jambi, Kapolda Jambi Irjen Pol Drs Muchlis AS beserta jajaran, serta Bupati Bungo beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Bungo.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -