Karumkit Polri: Keluarga Korban Jangan Percaya Oknum Mengaku Tim DVI

Tandaseru – Kepala Rumah Sakit RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur Brigjen Musyafak mengimbau kepada keluarga korban pesawat Lion Air JT-610 untuk tidak percaya dengan oknum yang mengaku sebagai tim DVI RS Polri dan meminta sejumlah uang.

“Kami sampaikan ke keluarga, karena ada beberapa oknum yang telepon dan mengatasnamakan dari Tim DVI. Kami sampaikan (nomor call center) ini, jika tidak melalui nomor ini (yang sudah dicantumkan) maka jangan didengar itu hanya oknum tidak bertanggungjawab,” kata Musyafak di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (8/11).

Musyafak menyebutkan nomor aplikasi WhatsApp yang dapat dihubungi atau mungkin menghubungi keluarga korban, adalah di nomor +62821 25687642. Kemudian untuk dua nomor handphone yang menjadi call center dan dapat dihubungi maupun menghubungi keluarga adalah di nomor +62812 11790961 atau di nomor +62878 88719805.

“Jadi kalau ada di antara keluarga yang tidak dihubungi dari nomor ini, berarti itu adalah oknum yang tidak bertanggung jawab. Intinya, seluruh proses identifikasi jenazah kecelakaan pesawat Lion Air tidak ada biaya, semua ditanggung oleh Polri,” jelasnya.

Lebih lanjut, Musyafak mengaku sudah menerima beberapa laporan terkait adanya oknum tersebut. Namun, pihaknya belum berencana untuk melakukan investigasi karena masih fokus dengan pengidentifikasian korban

“Memang ada informasi dari keluarga yang ditelpon, tapi apakah mereka diminta duitnya, kami tidak tau, tapi yang jelas mereka menelpon dan memaksa. Maka dari itu kami sampaikan nomor tadi, kalau bukan dari situ berarti bukan dari kami. Untuk biaya semua dari Polri. Kami tidak sampai investigasi, tapi intinya kami sampaikan call center tadi,” ucapnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -