Kasus Liquid Vape Narkoba, Istri Tersangka: Saya Patuh Perintah Suami

Tandaseru – Istri inisiator bisnis liquid vape narkoba TY, berinisial DW yang juga ditangkap atas kasus ini mengaku sebagai seorang istri, hanya menuruti perintah sang suami untuk membantu mengatur keuangan hasil bisnis tersebut.

“Sebagai istri disuruh sama suami (patuh) gitu kan kalau enggak dilakuin dia marah,” kata DW di laboaratorium liquid vape narkoba, di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (8/11).

Sambil menahan tangis, DW mengaku perannya dalam kasus ini hanya mentransfer sejumlah uang yang diperuntukkan membeli peralatan dan bahan-bahan dalam pembuatan liquid vape narkoba tersebut. Namun, dia tidak mengetahui secara pasti nominal uang yang ditransfer karena tidak selalu sama.

“Saya sudah berapa kali bilang untuk stop (bisnis tersebut) apa segala macem, karena keluarga yang kena imbas. Saya sudah punya anak dua, laki-laki semua. Saya enggak tahu, sekarang yang jaga orang tua,” ucapnya sambil menahan tangis.

Sebelumnya, polisi telah menangkap 18 tersangka dalam kasus peredaran liquid vape yang mengandung MDMA (ekstasi) dan ekstraksi ganja. para tersangka itu melakukan peracikan sampai pengemasan di tiga lokasi yang berbeda.

Selain TY dan DW, adapun para tersangka yang sudah ditangkap berinisial HAM (20), VIN (26) COK (35), ER, AG, TM, BUS (26) BR (21), DIK (24), DIL (23), KIM (21), SEP (22), DAN (28), VK (20), AD (27), dan AR (18).

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -