Kasus Pungli Sertifikat Tanah, Polisi Limpahkan Berkas Pelaku ke Kejari

Tandaseru – Penyidik Polres melimpahkan berkas kasus pungutan liar I Nyoman Wirawan alias Komang Bilawa, Kelian Dinas Banjar Buahan, Desa Buahan, Payangan  ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar.

Wirawan disangkakan terjerat kasus pungutan liar (pungli) pengurusan sertifikat tanah. Wirawan terlihat lesu saat digiring ke dalam mobil Sat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Gianyar, Kamis (13/9/2018) pagi.

Kasatreskrim Polres Gianyar, AKP Deni Septiawan mengatakan, perkara Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Desa Buahan, dengan tersangka I Nyoman Wirawan telah dinyatakan lengkap (P21).“ Kami akan melakukan pelimpahan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Gianyar,” ujar AKP Deni .

Sebelumnya,  pada 18 Juli 2018, kepolisian mendapatkan informasi, adanya pungli yang dilakukan oknum kelian dinas di Banjar Buahan. Tak berselang lama, kepolisian menggelar OTT di rumah kelian dinas tersebut.

Dalam operasi ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa uang Rp 10 juta. Menurut Deni, dalam pengurusan sertifikat tanah, seharusnya tidak dikenai biaya sepeserpun. “Pelaku meminta sejumlah uang kepada seorang pemohon sertifikat, sehingga pada waktu itu kami langsung melakukan OTT di rumahnya,” kata Deni.

Dalam OTT tersebut polisi mengamankan uang tunai Rp 10 juta, handphone, stempel, bantalan stempel, sebuah fotocopy sislab Desa Buahan, dan sebagainya.

“Tersangka kami kenakan Pasal 12 huruf e atau pasal 11 UU RI nomer 31 tahun 1999, junto UU RI tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, dengan ancaman hukuman seumur hidup atau paling singkat 4 tahun,” ujarnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -