Gila Banget! 4 Kasus Salah Ketik ini Berujung Petaka Loh

Tandaseru – Mungkin Anda tahu tentang typo atau kesalahan ketik. Tapi Anda tahu soal kasus salah ketik berujung petaka yang luar biasa di dunia? Mari cari tahu!

Banyak orang pernah mengalami peristiwa salah ketik atau typo. Akibat salah ketik itu juga ada banyak masalah terjadi, seperti kesalahan ketik membuat arti kata jadi berubah.

Namun, jika Anda mengirim pesan singkat saat ini bisa dilakukan pembatalan atau meminta maaf dengan mudah jika ada kesalahan, tapi ada kasus salah ketik di dunia yang tidak bisa dikoreksi dan membuat bencana serta menimbulkan kerugian besar.

Kasus salah ketik berujung petaka Mariner 1

Kasus satu ini terjadi pada 1962, akibat kesalahan ketik saat peluncuran pesawat luar angkasa Mariner 1 membuat pesawat tersebut meledak di angkasa beberapa menit usai lepas landas.

Mariner 1 direncanakan untuk meluncur ke planet Venus dalam misi penelitian antariksa gagasan NASA. Tetapi karena terjadi salah ketik di sistem pengodean yang mengatur lintasan serta kecepatan pesawat, membuat kejadian itu membuat NASA rugi sampai USD80juta atau sekitar Rp1,2 triliun.

Allsopp’s jadi Allsop’s

Pemilik asli bir Allsopp’s ketika itu harus rela mengalami rugi sampai miliaran rupiah akibat salah ketik nama merek birnya di judul pelelangan online.

Persoalannya hanya pada huruf ‘p’ yang hilang. Akibatnya calon pembeli yang mengikuti pelelangan secara online itu tidak menemukan pelelangan bir langka tersebut.

Hanya ada dua orang pembeli yang menawar harga di pelelangan. Dari pelelangan itu, salah satunya berhasil membawa pulang bir Allsop’s (yang typo) seharga USD304 saja atau sekitar Rp4,4 juta.

Tapi tak lama kemudian, dia melelang bir tersebut lagi di eBay, dengan penulisan merek yang benar, deskripsi dan foto botol bir berbagai sudut.

Terdapat 156 penawaran harga dari 56 orang calon pembeli. Akhirnya, bir Allsopp’s yang semula dibeli USD304, laku di eBay dengan harga USD503.000 atau sekitar Rp7,2 miliar.

Salah ketik uang logam Chile

Perancang uang logam Chile, Pablo Urzua Lizana pada Desember 2008 silam melakukan kesalahan fatal di pekerjaannya.

Ukiran nama negara di uang logam rancangannya mengalami salah ketik, yang seharusnya “Chile” jadi “Chiie”. Sayangnya, kesalahan tersebut tak disadari atasan Lizana, termasuk pimpinan percetakan uang logam Chile, Gregorio Iniguez.

Lebih aneh lagi, uang logam tersebut beredar di masyarakat Chile tanpa ada satu orang pun yang protes kecacatan uang itu. Lalu, 10 bulan kemudian, salah ketik di uang logam itu pun diketahui oleh pemerintah Chile dan akhirnya semua pegawai yang bertanggung jawab atas kesalahan itu dipecat.

Kasus Salah Ketik Berujung PetakaUndang-undang Tarif Amerika

Kasus salah ketik berujung petaka yang terakhir ini pernah terjadi pada Pemerintah Amerika Serikat. Pemerintah negara tersebut sempat kehilangan kurang lebih dua juta dolar pendapatan.

Hal itu diakibatkan hanya karena sebuah tanda baca ‘koma’. Pada Undang-undang Tarif Amerika tahun 1872, dimaksudkan menghapus tarif pada beberapa barang.

Di Undang-undang tersebut bertuliskan, “fruit, plants tropical, and semi-tropical for the purpose of propagation or cultivation”.

Namun, penempatan tanda koma pada keterangan tersebut salah. Yang seharusnya tertulis, “fruit-plants, tropical and semi-tropical for the purpose of propagation or cultivation”.

Dengan adanya kesalahan gramatikal tersebut, para importir buah pun memanfaatkannya dan langsung menolak membayar pajak atas pengiriman yang mereka lakukan.

Pada akhirnya, hal itu berujung pada pengadilan dan Departemen Keuangan harus mengeluarkan uang senilai dua juta dollar Amerika.

Nah, bagaimana menurut Anda tentang beberapa kasus salah ketik berujung petaka tersebut? Ada lagi kasus salah ketik lainnya yang Anda ketahui?

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait