Kasus Sembako Maut di Monas, Polisi Belum Temukan Unsur Pidana

Tandaseru – Polisi mengaku belum menemukan unsur pidana dalam kasus tewasnya dua anak bernama Muhammad Rizki (10) dan Mahesa Junaedi (12) saat pembagian sembako di Monumen Nasional, Jakarta Pusat yang diselenggarakan oleh Forum Untukmu Indonesia (FUI).

“Iya betul, belum ada (unsur pidana),” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian saat dihubungi wartawan, Kamis (9/9/2018).

Jerry menyebutkan dalam proses penyidikan ini, polisi juga sudah mendapatkan hasil rekam medis dari dokter yang menangani korban saat dilarikan ke rumah sakit. Dari hasil medis tersebut, kata Jerri, penyebab tewasnya Rizki dan Junaedi tak berkaitan dengan acara pembagian sembako.

“Sebab kematiannya jelas karena sakit (dari) hasil pemeriksaan dokter,” jelasnya.

Walaupun sampai saat ini belum ditemukan unsur pidana, namun kata Jerry, pihaknya belum mendapatkan perintah untuk menyetop kasus ini. Dia tidak memberikan informasi secara rinci alasan mengapa kasusnya tetap di sidik walaupun jalan ditempat.

“Belum (ada keputusan kasus untuk disetop),” ucapnya.

Sebelumnya, dua anak bernama MJ (12) dan MRS (10) dinyatakan tewas yang bertepatan pada pembagian sembako yang digelar oleh Forum Untukmu Indonesia (FUI) di Silang Monas, Jakarta Pusat, pada Sabtu (5/5/2018). Kedua anak tersebut diduga meninggal karena terinjak-injak dan dehidrasi saat mengikuti acara tersebut.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -