Pascakecelakaan Tank, Ini yang Bakal Dilakukan Menhan

JAKARTA (!) – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu merespons insiden kecelakaan tank yang memakan korban di Sungai Bogowonto, Purworejo, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. Menhan memastikan akan mengevaluasi seluruh alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dimiliki TNI.

Ditambah lagi, juga terjadi kemudian Kapal Motor Cepat (KMC) milik TNI AD juga tenggelam di perairan Kepuluan Seribu. Beruntungnya, sebanyak 65 penumpang kapal berhasil diselamatkan.

“Semua kejadian di evaluasi,” tegas Ryamizard di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (13/3).

Menhan menambahkan, ia telah menerima laporan terkait dengan sejumlah kecelakaan alutsista selama sepekan terakhir. Hanya saja, ia belum mengetahui secara pasti penyebab dari kecelakaan sejumlah alutsista tersebut. “Perlu didalami lagi penyebab kecelakaan tersebut,” ucap dia.

Sebelumnya, sebuah tank dari kesatuan Batalyon Infanteri 412/Bharata Eka Sakti Purworejo tenggelam di Sungai Bogowonto, Purworejo, Sabtu 10 Maret 2018 lalu.

Ironisnya, tank tenggalam itu sedang membawa siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Kemudian insiden berupa KMC milik Kodam Jaya dengan nomor lambung AD-16-05 tenggelam di Kepulauan Seribu.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait