Kemendagri: Perlu Antisipasi Pemegang Suket di Luar KTP-el Ikut Nyoblos

Tandaseru – Kemendagri mengingatkan perlunya diantisipasi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Kamis (28/3) mengenai kemungkinan membolehkan warga untuk memilih dengan menggunakan surat keterangan lain di luar KTP elektronik.

Pasalnya, Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Arif Zudan Fakhrullah mengatakan berdasarkan data ada sebanyak 2.8 juta warga yang pernah memiliki identitas lebih dari satu.

“Putusan MK ini perlu diantisipasi karena bisa saja pemilih punya data ganda karena punya 4 rumah jadi punya 4 kartu keluarga dan 4 KTP,” ungkap Zudan.

Dia berharap MK memutuskan warga yang bisa memilih dengan berdasarkan database KTP-el. Hingga saat ini, lanjut Zudan, sudah 97.8 persen atau sebanyak 188 juta warga melakukan perekaman KTP-el.

“Masih ada sekitar 4 juta warga yang belum lakukan perekaman terutama di Papua dan Papua Barat,” ujarnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait