Kepala BSSN: Bantu Polri dalam Penanggulangan Terorisme dan Hoax

JAKARTA (!) – Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Mayjen TNI Djoko Setiadi mengatakan BSSN akan membantu Polri dalam penanggulangan terorisme dan hoax dengan menggunakan teknologi yang terkini dan tercanggih.

“Kita akan membantu Mabes Polri dalam penanggulangan (terorisme). Kami menggunakan teknologi yang terkini, mampu mendeteksi, mencari, apapun yang kami temukan kita akan sharing dengan yang berwenang. Dalam hal ini kepolisian,” kata Djoko Setiadi usai dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Rabu (3/1).

Djoko mengungkapkan terorisme telah masuk ke dunia siber dengan menggunakan sistem komunikasi yang baik dan sulit ditembus. Namaun, BSSN dan Polri sudah siap dengan segala-galanya.

“Kami sudah siapkan segala-galanya, kalau ada serangan siber dari manapun kita juga harus hadapi dengan teknologi,” kata Kepala BSSN ini.

Setiadi juga mengatakan BSSN iakan mendeteksi berita bohong (hoaks) yang bisa memberikan dampak negatif terhadap persatuan bangsa. BSSN merupakan revitalisasi dari Lembaga Sandi Negara ia pimpin sebelumnya.

“Lemsaneg direvitalisasi, kalau kalimat saya, sandi itu adalah bahasa zaman dulu. Sekarang siber. Kalau badan sandi bertransformasi ke badan siber, itu memang sudah sewajarnya,” tuturnya.

Dia mengakui BSSN semakin besar dan tanggung jawabnya juga semakin besar. “Arahan Presiden kita harus bisa menjangkau sampai pengamanan WNI diutamakan,” ucapnya.

Kumpulan Berita Terkait