Ketum PPP: Banyak Penceramah Mudah Marah dan Mencela

Tandaseru – Ketua Umum PPP, M Romahurmuziy mengimbau penceramah menunjukkan kelembutan dalam menyampaikan tausiah.

Romi, sapaannya, mengaku sering melihat masih banyak penceramah yang menampilkan wajah marah serta mudah marah dan mencela ketika melihat kesalahan.

“Bagaimana akan membuat Islam mudah diterima kalau yang membawakan saja mudah marah-marah,” kata Rommy dalam keterangan tertulis, Minggu (2/11).

Di bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW ini, Rommy meminta semua pihak lebih meneladani akhlak nabi. Khususnya untuk para mubalig yang setiap waktu sering manyampaikan pesan tentang Islam kepada umatnya.

Seorang mubalig, kata Rommy, harus bijaksana melihat permasalahan umatnya, yakni tidak mudah menyalahkan apalagi sampai mudah marah-marah. Bahkan jika ada orang yang bersalah dan menentang dakwahnya, ia perlu memintakan ampunan atas orang tersebut.

“Senjata Kanjeng Nabi Muhammad saat berdakwah adalah kelembutan. Tidak suka marah dan selalu memintakan ampunan bagi orang yang berbuat salah,” jelasnya.

Ia juga mengatakan akhlak yang penuh kelembutan merupakan bukti keberhasilan Nabi Muhammad SAW dalam menyukseskan dakwah Islam. Bahkan jauh lebih sukses dibanding para nabi sebelumnya karena pendekatannya juga lebih baik.

Dikatakannya, sebelum mendengarkan dakwah nabi di masa hidupnya, orang-orang terlebih dahulu sudah mencintai Nabi Muhammad SAW karena memiliki akhlak mulia.

Hal ini memudahkan Nabi Muhammad SAW menyampaikan pesan kenabian dan akhirnya orang mudah untuk menerima ajaran Islam.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait