Kisah Pemakaman Razan al Najjar, Perawat yang Ditembak Israel

Tandaseru – Pemakaman Razan al Najar, perawat muda yang ditembak oleh tentara Israel, diadakan di kota Gaza Khan Younes – dengan dihadiri ribuan pelayat, Minggu (3/5/2018).

Dikutip dari Sky News, ribuan orang mengiringi jenazah Razan dari rumah sakit tempat dia dan teman-temannya merawat luka akibat konfrontasi yang semakin berdarah ini di sepanjang perbatasan antara Israel dan Gaza.

Ratusan orang berteriak ketika jenazah Razan al Najar, yang dibungkus dengan bendera Palestina, diangkat tinggi-tinggi sebelum ditempatkan di ambulans. Jalan-jalan di kota Khan Younes di selatan Gaza penuh sesak, belasan ambulans, sirene yang meraung-raung, minibus, mobil, dan sepeda motor berebut melaju.

Sementara itu, Seorang pejabat medis senior di Gaza mendesak masyarakat internasional “untuk tidak berdiam diri” dan berbuat lebih banyak untuk melindungi warga sipil yang memprotes pagar perbatasan dengan Israel.

Pihak Israel yang dimintai konfirmasi mengatakan sedang melakukan penyelidikan mendalam atas kematian petugas medis tersebut.

Najar meninggal saat dia berlari menuju pagar untuk menolong korban pada hari Jumat (1/6/2018). Para saksi mengatakan dia ditembak mati oleh seorang sniper Israel, dan ayahnya menunjukkan rompi medisnya yang berlumuran darah dengan lubang peluru.

Najar merupakan tenaga medis sukarelawan yang telah menghadiri banyak aksi unjuk rasa di Gaza melawan blokade ekonomi Israel dan Mesir yang berlangsung selama satu dekade di sebidang kecil tanah ini.

Kumpulan Berita Terkait