Kominfo Tegaskan Aturan IMEI Tak Berlaku 17 Agustus

Tandaseru – Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI) Kemkominfo, Ismail menegaskan bahwa sampai saat ini aturan validasi IMEI belum berlaku pada 17 Agustus mendatang.

Dalam mengatasi persoalan peredaran ponsel black market atau ilegal di Indonesia, Kemenkominfo bersama Kemenperin, dan Kemendag sedang menyiapkan aturan tersebut.

“Kami sedang melakukan persiapan, namun tanggal berlaku belum diputuskan. Semoga Agustus nanti sudah selesai,” ujar Ismail, Jumat (12/7).

Ismail juga menjelaskan bahwa ketiga kementerian terus melakukan harmonisasi sebelum menerapkan regulasi tersebut.

Ada tujuh hal yang sedang dipersiapkan oleh Kemenkominfo, Kemenperin dan Kemendag terkait regulasi ponsel black market.

Tujuh hal ini di antaranya terkait kesiapan Sistem Informasi Basis Data IMEI Nasional (SIBINA), pengujian sistem, sinkronisasi database IMEI, sinkronisasi data IMEI dengan data yang ada pada operator seluler.

Selain itu, pemerintah juga sedang menyiapkan sumber daya manusia serta dampak yang terkait dari regulasi ini kepada para pemangku kepentingan termasuk masyarakat.

Sebagai informasi, aturan IMEI tidak akan mengganggu masyarakat yang sudah terlanjur menggunakan ponsel ilegal tersebut.

“Seluruh ponsel yang sudah beredar tidak berpengaruh. Aturan berlaku ke depan bukan ke belakang,” tutup Ismail.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait