Korban Meninggal Gempa NTB 259 Jiwa

Tandaseru – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban jiwa yang meninggal akibat gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahad (5/8) kemarin mencapai 259 jiwa.

“Hingga Kamis (9/8) pukul 17.00 WIB (H+4), jumlah korban meninggal dunia akibat gempa 7 skala richter (SR) yang mengguncang NTB dan Bali adalah 259 jiwa yang terverifikasi meninggal dunia,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Kamis (9/8/2018).

Rinciannya, kata dia, di Kabupaten Lombok Utara 212 orang, Lombok Barat 26 orang, Lombok Timur 11 jiwa, Kota Mataram enam jiwa, Lombok Tengah 2 orang, dan Kota Denpasar dua orang. Ia menambahkan, data ini masih akan terus bertambah mengingat tim pencari dan penyelamat (SAR) masih menemukan korban di reruntuhan bangunan dan masih diidentifikasi, diduga korban masih berada di bawah reruntuhan.

Adanya laporan dari aparat daerah mengenai adanya korban meninggal di daerah sebelumnya dan sudah dimakamkan tetapi belum didata dan dilaporkan ke Posko. “Sehingga data korban meninggal dunia akan bertambah,” ujarnya.

Tak hanya itu, sebanyak 1.033 orang luka berat dan masih dirawat inap di rumah sakit dan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas). Kemudian pengungsi sebanyak 270.168 orang yang tersebar di banyak tempat. Jumlah pengungsi ini juga sementara karena belum semua pengungsi terdata baik.

Kerusakan fisik meliputi 67.857 unit rumah rusak, 468 sekolah rusak, enam jembatan rusak, tiga rumah sakit rusak, 10 puskesmas rusak, 15 masjid rusak, 50 unit mushola rusak, dan 20 unit perkantoran rusak.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait