KPK Resmi Tahan Bupati Malang

Tandaseru – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan Bupati Malang, Rendra Kresna, usai menjalani pemeriksaan sekitar 10 jam lebih, Senin (15/10). Rendra ditahan selama 20 hari ke depan.

KPK sebelumnya telah menetapkan Rendra sebagai tersangka pada Kamis (11/10). Rendra diduga menerima suap dan gratifikasi pada sejumlah proyek di Kabupaten Malang.

Saat hendak masuk mobil tahanan KPK, dengan mengenakan kemeja berwarna biru dan memakai rompi oranye, Rendra memilih bungkam. Dia hanya melempar senyuman saat diberondong sejumlah pertanyaan oleh awak media.

Sementara, Kuasa Hukum Rendra bernama Gunadi Handoko menyebut kliennya akan mengikuti prosedur hukum sesuai dengan yang berlaku.

“Saya kira, sampai sekarang kita tidak ada upaya yang lain ya. Kami ikuti mekanisme yang ada ya. Kita berharap penyidikan ini cepat selesai supaya ada kepastian hukum,” ungkapnya pada awak media di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta (15/10/2018).

“Kalau memang ini dianggap cukup bukti, ya kita ingin segera disidangkan. Kalau memang masih ada saksi ya kita tunggu. Supaya ada kepastian saja,” jelas Gunadi.

Lebih lanjut, ketika disinggung perihal pernyataan Rendra yang mengaku sama sekali tak menerima suap, Gunadi membenarkan pernyataan dari kliennya. Dia akan membuktikannya melaui persidangan.

“Saya kira sepertu itu, sudah ada (pernyataan Rendra tidak menerima suap). Infonya Pak Rendra tidak pernah menerima, pelapor pun juga sebenarnya tidak pernah memberi,” imbuhnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -