KPK Resmi Tetapkan Fredrich dan Dokter Bimanesh Sebagai Tersangka

JAKARTA (!) – Komisi Pemberantasan Korupsi resmi menetapkan dua tersangka terkait Setya Novanto. Kedua tersangka diduga telah sengaja mencegah, merintangi atau menggagalkan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek KTP-elektronik atas tersangka Setya Novanto.

Dua tersangka itu, yakni Fredrich Yunadi alasi Fredy Junadi berprofesi sebagai advokat dan dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau Jakarta Barat Bimanesh Sutarjo.

“Fredrich dan Bimanesh diduga bekerja sama untuk memalsukan data-data medis tersangka Setya Novanto ke Rumah Sakit untuk dilakukan rawat inap,” kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan dalam jumpa pers, Rabu (10/1).

Basaria menambahkan, data-data medis yang diduga dimanipulasi sedemikian rupa untuk menghindari panggilan dan pemeriksaan oleh penyidik KPK.

Atas perbuatannya tersebut, Fredrich dan Bimanesh disangkakan melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Pasal tersebut mengatur mengenai orang yang sengaja mencegah, merintangi atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan, penuntutan dan pemeriksaan di sidang terdakwa dalam perkara korupsi dapat dipidana maksimal 12 tahun dan denda paling banyak Rp 600 juta.

Kumpulan Berita Terkait