KPK Temui Bukti Lain Kasus Korupsi Aceh

Tandaseru – Petugas Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengamankan sejumlah barang bukti terkait kasus Dana Otonomi Khusus (DOK) dari lokasi penggeledahan di Kantor Dinas PUPR Aceh, kantor Bupati dan Dinas PUPR di Bener Meriah yang dilakukan Selasa (10/7/2018).

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan penggeledahan dilakukan sejak Jumat (6/7/2018). Petugas dari lembaga antirasuah KPK menggelar penggeledahan di Pemda Kabupaten Bener Meriah dan Kantor Dinas PUPR. Dalam penggeledahan itu berharsil disita sejumlah barang bukti berupa elektronik.

“Tim berhasil amankan sejumlah dokumen dan bukti elektronik yang terkait dengan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) 2018. Hasil penggeledahan hari ini akan diupdate kembali,” kata Febri dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Rabu (11/7/2018).

Seperti diketahui sebelumnya, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga kini masih berada di Aceh melakukan serangkaian penggeledahan.

KPK, lanjut dia, optimistis dokumen serta alat bukti yang berhasil disita tim penyidik pada penggeledahan tersebut akan menguatkan bukti telah terjadi tindak pidana korupsi terkait dana otsus Pemprov Aceh.

“Dalam kasus ini, sejumlah bukti yang didapatkan semakin memperkuat dugaan korupsi yang terjadi terkait DOKA 2018 tersebut,” ujarnya menambahkan.

KPK telah menetapkan empat tersangka kasus dugaan suap pengalokasian dan penyaluran DOKA TA 2018. Di antaranya Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf, Bupati Bener Meriah Ahmadi serta dua pihak swasta, Hendri Yuzal dan T Syaiful Bahri.

Adapun, Gubernur Irwandi meminta jatah sebesar Rp1,5 miliar atas fee izin proyek pembangunan infrastruktur yang bersumber dari DOKA tahun 2018. Irwandi meminta jatah tersebut pada Bupati Bener Meriah, Ahmadi.

Sedangkan Bupati Bener Meriah, Ahmadi sendiri baru menyerahkan uang sebesar Rp500 juta pada Gubernur Irwandi melalui dua orang dekatnya, Hendri Yuzal dan Syaiful Bahri. Diduga pemberian ini merupakan komitmen fee 8 persen yang jadi bagian untuk pejabat Pemerintah Aceh.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -